Beranda > Artikel > Mengaktifkan PAE pada windows 32-bit

Mengaktifkan PAE pada windows 32-bit

Setelah menginstal Windows 2000 (Server atau Datacenter Advanced Server) atau Windows 2003, sistem properties menunjukkan hanya sekitar 3,37 GB memori fisik (RAM) yang tersedia untuk aplikasi dan sistem, padahal RAM yang terinstall 4 GB atau lebih, dan BIOS sudah dapat mengidentifikasi dengan benar ukuran dari memori fisik yang terpasang, yang berarti bahwa motherboard dan prosesor x86 atau x64 sudah dapat mendukung lebih dari 4 GB memori fisik.

Hal diatas terjadi karena Sistem operasi Windows 32-bit tergantung pada fitur PAE (Physical Address Extension) jika akan menggunakan lebih dari 4 GB memori fisik . Pada sebagian besar Windows 2000 dan Windows Server 2003 sistem, terutama yang berjalan dalam mode NUMA pada NUMA-capable computer. PAE dinonaktifkan secara default. PAE diaktifkan secara default hanya jika DEP (Data Protection Execution) diaktifkan pada sebuah komputer yang mendukung hardware-Enabled DEP, atau jika komputer dikonfigurasikan untuk hot-add perangkat memori dalam rentang memori melebihi 4 GB.

Untuk mengaktifkan PAE pada Windows Server 2003 dan Windows 2000 (dan Windows XP), tambahkan / PAE pada akhir baris dari sistem operasi pada file Boot.ini. Untuk menonaktifkan PAE , gunakan / NOPAE. Biasnya Boot.ini terletak di folder root (C: \) dengan atribut Read-Only dan Hidden, yang perlu dihapus sebelum file tersebut dapat diedit.

Contoh

Original Boot.ini:

[boot loader]
timeout=0
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT=”Microsoft Windows 2000 Advanced Server”
/fastdetect

rubah Boot.ini menjadi:

[boot loader]
timeout=0
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT=”Microsoft Windows 2000 Advanced Server”
/fastdetect /PAE

untuk Bootcfg command, gunakan:

bootcfg /raw “/pae” /A /ID 1

 Restart komputer setelah memodifikasi untuk membuat perubahan jadi efektif. Perhatikan bahwa setelah PAE diaktifkan, masih ada batas memori yang diberlakukan oleh sistem operasi itu sendiri. DIi bawah ini daftar dukungan memori maksimum dengan PAE diaktifkan untuk Windows 2000, Windows Server 2003 dan Windows XP.  Kebanyakan dari 32-bit client sistem operasi berbasis Windows, seperti Windows XP dan Windows Vista (lihat cara untuk menggunakan memori yang besar lebih dari 4GB pada Windows Vista 32-bit),  mempunyai batasaan maksimun dari dukungan memori:

Windows 2000 Advanced Server 8 GB of physical RAM
Windows 2000 Datacenter Server 32 GB of physical RAM
Windows XP (all versions) 4 GB of physical RAM*
Windows Server 2003 (and SP1), Standard Edition 4 GB of physical RAM*
Windows Server 2003, Enterprise Edition 32 GB of physical RAM
Windows Server 2003, Datacenter Edition 64 GB of physical RAM
Windows Server 2003 SP1, Enterprise Edition 64 GB of physical RAM
Windows Server 2003 SP1, Datacenter Edition 128 GB of physical RAM

Semoga bermanfaat,

Nana Sutisna

Iklan
Kategori:Artikel
  1. Januari 8, 2012 pukul 1:10 pm

    Makasih gan infony bermanfaat banget…

  2. Juli 28, 2013 pukul 12:33 am

    Hi, I do think your web site could be having web browser compatibility
    issues. When I take a look at your web site in Safari, it looks fine however when opening
    in I.E., it has some overlapping issues. I simply wanted to give you a quick heads up!
    Besides that, wonderful site!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: